Prabowo Minta Menkeu dan Danantara Bagi Tugas Jaga Ekonomi RI

JAKARTA, SUARAHARIAN.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Keuangan dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memperkuat sinergi dalam menjaga perekonomian Indonesia.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026), yang dihadiri sejumlah pejabat bidang ekonomi, termasuk Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani. 

banner 970x280

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah membagi peran antara APBN dan Danantara dalam mendukung perekonomian nasional. APBN akan tetap diarahkan untuk membiayai kebutuhan pemerintah, pelayanan publik, infrastruktur, serta program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Danantara akan mengambil peran lebih kuat dalam investasi, terutama untuk mendorong investasi strategis dan memperbesar kapasitas perekonomian. 

“Danantara dan APBN itu saling kolaborasi, berbagi tugas supaya menjaga perekonomian Indonesia,” kata Suahasil, sebagaimana dikutip dari keterangan yang diberitakan detikFinance. 

APBN 2027 Jadi Perhatian

Dalam pertemuan tersebut, Suahasil juga melaporkan kepada Presiden mengenai proses pengesahan APBN 2027 setelah pembahasan bersama DPR.

APBN 2027 menetapkan belanja negara sekitar Rp4.106 triliun, sementara pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027. 

Prabowo meminta pengelolaan APBN tetap dilakukan secara kredibel dan efisien agar anggaran negara dapat digunakan secara tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat, perlindungan sosial, dan pembangunan infrastruktur. 

Investasi Jadi Bagian Penting

Pemerintah sebelumnya telah menempatkan peningkatan investasi sebagai salah satu faktor penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027. Kementerian Keuangan memperkirakan investasi perlu tumbuh sekitar 7 persen untuk mendukung target tersebut.

Dalam kerangka tersebut, pemerintah menempatkan APBN sebagai instrumen kebijakan fiskal, sedangkan Danantara diarahkan menjadi katalis investasi, termasuk pada sektor strategis dan hilirisasi. 

Sinergi tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan melalui kombinasi kebijakan fiskal, investasi pemerintah, dan peran sektor swasta.

Loading

banner 960x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *