PPDB DKI Berjalan Baik, Komisi E Sarankan Penempatan Guru Dilakukan Rotasi

  • Whatsapp
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria/RMOL
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria/RMOL

SUARAHARIAN.COM – Meskipun telah selesai dilaksanakan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PSBB) di DKI Jakarta masih menyisakan pro kontra.

Pasalnya PPDB DKI dinilai sejumlah pihak tidak adil lantaran sistem penerimaan siswa lebih mengutamakan usia dibandingkan zonasi ataupun prestasi.

Bacaan Lainnya

Akibatnya terpaksa banyak peserta didik yang gagal masuk sekolah negeri.

Oleh karena itu, Komisi E DPRD DKI Jakarta pada hari ini menggelar rapat bersama jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam rangka evaluasi

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, menilai kebijakan PPDB tahun ajaran 2020/2021 sudah berjalan cukup dengan baik.

Menurut Iman, sistem PPDB yang diterapkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta sudah sesuai dalam menyerukan pendidikan untuk semua kalangan di Ibu Kota.

“Alhamdulillah, hari ini banyak sekali sekolah-sekolah yang sumbernya bercampur tidak hanya satu golongan,” ujar Iman, saat ditemui disela-sela rapat dengan Disdik DKI di Gedung DPRD, Selasa (14/7).

Iman menyarankan, untuk menjaga mutu sekolah, Dinas Pendidikan dapat melakukan rolling atau mengatur ulang penempatan tenaga pengajar di masing-masing sekolah

“Kita sarankan supaya guru-guru sekolah dirolling, agar mereka yang di zona nyaman bisa turun ke sekolah yang bawah. Tujuannya agar bisa mengangkat klasifikasi sekolah tersebut,” ungkapnya.

Politisi Gerindra itu juga mengapresiasi adanya penambahan jalur bina RW oleh Disdik DKI, yang menjadi solusi bagi calon peserta didik baru (CPDB) tanpa melalui proses umur dan jarak.

“Kami ingin agar lebih dibesarkan lagi, jangan hanya di RW tapi mungkin RW dan irisan-irisannya,” tandasnya.

Sumber: rmol.id

Pos terkait