Demi Sekolah, Siswa SD di KBB Harus Jalan 5 KM dan Lewati Hutan

  • Whatsapp
Demi Sekolah, Siswa SD di KBB Harus Jalan 5 KM dan Lewati Hutan
SDN Cikapundung 1 di Desa Cipanjalu, Cilengkrang, Bandung yang berbatasan dengan Desa Suntenjaya, KBB. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto B

SUARAHARIAN.COM – Warga di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membutuhkan tambahan sekolah dasar (SD) baru sebagai sarana pendidikan. Pasalnya di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Subang ini, masih banyak warga yang harus sekolah ke kabupaten tetangga.

“Paling banyak yang sekolah ke wilayah Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, yang jaraknya sekitar 5 Km dan harus lewat hutan perkebunan,” kata Kepala Desa Suntenjaya, Asep Wahyono kepada SINDOnews, Rabu (22/7/2020).

Bacaan Lainnya

Asep mengaku, kasihan melihat orang tua yang harus menyekolahkan anaknya ke sekolah tetangga yang jaraknya cukup jauh. Apalagi jalan yang dilalui juga harus melewati jalan setapak di hutan perkebunan Kina Bukit Tunggul sehingga sangat rawan kalau anak pergi sendiri. Terlebih jika di saat musim penghujan selain licin dan kotor mereka harus waspada terhadap ancaman bencana alam. (Baca juga: Kemendagri Bakal Sanksi Daerah Tak Respons Permintaan Layanan Online)

Di desanya saat ini baru ada tiga SD, yakni di wilayah Barat ada SDN Suntenjaya 1 dan 2 serta di wilayah Timur ada SDN Cibodas 3. SDN Suntenjaya 1 dan 2 mengcover siswa dari 7 RW sementara SDN Cibodas 3 jadi rujukan siswa dari 10 RW. Namun, persoalannya SDN Cibodas 3 kondisinya sudah over kapasitas bahkan siswa belajar dengan kondisi bergiliran.

Itulah yang membuat beberapa warga menyekolahkan ke SD di kabupaten tetangga walaupun jaraknya cukup jauh. Guna mengatasi persoalan tersebut, pihaknya sebenarnya sudah mengajukan usulan untuk pemekaran SDN Cibodas 3 ke pihak Dinas Pendidikan KBB. Lahan seluas 137 tumbak sudah siap, bahkan kalau misalnya kekurangan guru, dirinya siap untuk diberdayakan jadi tenaga pengajar asalkan anak-anak sekolahnya tidak jauh.

“Ya ini kan bukan di Papua, masih di Bandung. Meskipun sekolah gratis tapi kalau jarak sekolah jauh kan kasihan juga. Makanya kami ingin pemekaran SDN Cibodas 3 secepatnya terealisasi,” ucapnya. (Baca juga: Menko PMK: Anak Sebagai Penentu Masa Depan Indonesia)

Salah seorang warga yang juga perangkat Desa Suntenjaya, Abah Dase (51) mengakui, keberadaan SD di wilayah timur desanya yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung memang masih kurang. Makanya warga di daerah Suntenjaya timur seperti dari RW 8 dan 13 banyak yang sekolah ke luar Suntenjaya seperti ke SDN Cikapundung 1 di Cilengkrang, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.

“Ada puluhan siswa yang sekolah ke sana dan itu jaraknya sekitar 5 Km, kasihan terlalu jauh kalau anak SD berjalan sejauh itu,” kata dia.

Sumber: sindonews.com

Pos terkait