Cerita Petugas TPU Keputih Surabaya, Sehari Makamkan 30 Jenazah COVID-19

  • Whatsapp
Petugas TPU keputih rawat makam COVID-19 (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Petugas TPU keputih rawat makam COVID-19 (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)

SUARAHARIAN.COM – Tingginya kasus COVID-19 di Surabaya tak hanya membuat kewalahan tenaga kesehatan. Petugas di TPU Keputih blok khusus COVID-19 juga kewalahan menerima dan memakamkan pasien yang meninggal.

Kepala UPTD Pemakaman Pemkot Surabaya Aswin Agung mengungkapkan perhari pihaknya bisa menerima sekitar rata-rata 15 sampai 20 jenazah dari rumah sakit. Bahkan dalam satu hari pernah sampai mencapai 30 jenazah.

Bacaan Lainnya

“Itu satu hari awal-awal. Kalau rata-rata sekitar 15 atau 20-an jenazah. pernah juga maksimal sehari menerima 30 jenazah,” ungkap Aswin kepada detikcom di TPU Keputih, Selasa (21/7/2020).

Namun demikian, tambah Aswin, jumlah kematian kasus Corona di Surabaya saat ini mulai menurun. Dia juga berharap tak ada lagi pasien yang meninggal terus menerus.

“Kalau sekarang sudah mulai turun. Dan tidak mesti menerima jenazah lagi. Ya semoga tidak terus-terusan,” harap Aswin.

Aswin sendiri mengaku seluruh jenazah yang dimakamkan di blok khusus COVID-19 apakah terkonfirmasi positif atau tidak. Sebab pihaknya hanya bertugas menerima dan memakamkan secara protokol kesehatan jenazah dari rumah sakit.

“Kalau jumlahnya yang dimakamkan di blok ini sudah sekitar 1.000 lebih. Tapi kita tidak tahu positif atau tidak. Karena itu bukan kewenangan kami,” tukasnya.

Aswin menuturkan pihaknya telah menyediakan satu unit backhoe untuk menggali tanah setiap pemakaman jenazah di blok khusus COVID-19. Sedangkan untuk petugas pemakaman biasanya hanya menguruk dan merapikan tanah makam saja.

“Kalau penggaliannya dengan alat berat backhoe itu. Tapi setelah itu tanahnya dirapikan lagi oleh petugas kami,” ujar Aswin.

Sumber: detik.com

Pos terkait