Sudirman-Thamrin Kini Bagus, Ahok Klaim Sama Seperti Desainannya

  • Whatsapp
Sudirman-Thamrin Kini Bagus, Ahok Klaim Sama Seperti Desainannya
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Jokowi dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024.(Foto: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

SUARAHARIAN.COM – Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengapresiasi kinerja Pemprov DKI Jakarta saat ini terkait pembangunan di ibukota yang semakin bagus.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut melihat pelebaran yang terjadi di Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin membuat tampilannya menjadi semakin bagus sesuai dengan apa yang di desainnya ketika menjadi pimpinan Pemprov DKI Jakarta.

Bacaan Lainnya

“Tambah bagus karena cuma lewat dari Kebayoran ke kantor Pertamina itu lewat Sudirman Thamrin lebarkan sesuai yang kita desain dahulu,” kata dalam siaran Instagram @kickandyshow, sebagaimana dikutip dari Viva.co.id (28/6/2020).

Demikian juga dengat Revitalisasi Monas yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut mendapat pujian setinggi langit dari Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Karyanya juga bagus juga, yang Monas juga bagus jadi hadap upacaranya juga bagus, dulu kan tersembunyi, sekarang dia menghadap langsung nampak, bagus juga itu,” kata Ahok

“Ide babat pohon untuk tempat upacara itu bagus juga,” ucap Ahok.

Andy Noya selaku pembawa acara kick Andy sempat meragukan hujan tersebut dan menduga hanyalah sebuah sindiran belaka.

Akan tetapi, Ahok bersikukuh bahwa perkataannya tersebut murni merupakan ujian atas kinerja Anies Baswedan.

Menurut Ahok, wacana Anies Baswedan menjadikan Monas sebagai tempat upacara akan menghasilkan pemandangan seperti di white house di Washington DC.

“Orang upacara melihat langsung Monas itu kan bagus juga, kayak di Washington, jadi langsung menghadap monumen, langsung sumbunya pas,” urai Ahok.

Sebagaimana diketahui, Ahok pernah menjadi pemimpin DKI Jakarta sebelum akhirnya dipenjara selama 20 bulan di Mako Brimob atas kasus penistaan agama.

Saat ini Ahok menjabat sebagai komisaris utama Pertamina di tengah perombakan direksi dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 12 Juni 2020.[brz/ftr]

Pos terkait