Koalisi Demokrat-PKS Siap Lawan Mantu Jokowi di Medan

  • Whatsapp
Koalisi Demokrat-PKS Siap Lawan Mantu Jokowi di Medan
Foto: Ketua Bappilu Demokrat, Andi Arief, bersama Akhyar Nasution (Foto: Istimewa)

SUARAHARIAN.COM – Partai Demokrat mengklaim telah sah berkoalisi dengan PKS untuk mengusung pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Medan di Pilkada 2020. Koalisi ini diklaim siap melawan koalisi yang bakal mengusung menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution.

Pernyataan soal koalisi itu disampaikan oleh Ketua Bappilu Demokrat, Andi Arief. Dia mengatakan partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono itu telah berkoalisi dengan PKS untuk menghadapi koalisi besar pendukung Bobby di Pilkada Medan 2020.

Bacaan Lainnya

“Jadi Pilkada Kota Medan nanti Demokrat-PKS melawan koalisi besar,” kata Andi Arief, kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

Demokrat diketahui telah menyerahkan rekomendasi dukungan kepada Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, untuk maju sebagai calon wali kota Medan. Andi juga mengunggah foto Akhyar menggunakan jas Demokrat di akun Twitter-nya.

“Sah.. Koalisi Rakyat (Demokrat-PKS) menghadapi koalisi raksasa pendukung Mantu Pak Presiden Jokowi,” tulis Andi.

Akhyar Nasution datangi DPW PKS Sumut (Ahmad Arfah-detikcom)Foto: Akhyar Nasution datangi DPW PKS Sumut (Ahmad Arfah-detikcom)

Meski telah menyatakan sah berkoalisi dengan PKS, Andi belum menjelaskan siapa pasangan duet Akhyar nantinya. Untuk diketahui, Demokrat memiliki 4 kursi di DPRD Medan dan PKS punya 7 kursi. Koalisi berjumlah 11 kursi ini sudah cukup untuk mengusung pasangan calon di Pilkada Medan.

PKS sendiri sempat mengumumkan jagoannya untuk Pilkada Medan, yakni Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi. Meski demikian, PKS mengaku terbuka untuk menduetkan Salman dengan Akhyar.

“Mudah-mudahan, tadi kita sudah sepaham, sudah baik, ya ini bagian yang akan kita usulkan dan kita bawa ke DPP. Putusannya bagaimana, itu tergantung dari DPP,” ucap Ketua PKS Sumut, Hariyanto, setelah pertemuan dengan Akhyar di Kantor DPW PKS Sumut, Medan, Selasa (14/7).

Hariyanto belum menjelaskan apakah Salman bakal menjadi calon wakil wali kota berpasangan dengan Akhyar di Pilkada Medan. Dia mengatakan hal itu tergantung keputusan DPP PKS.

“Itu kan nanti keputusannya dari DPP karena hal ini bukan kami yang memutuskannya, kami hanya memberi masukan-masukan ke DPP, nanti DPP yang memutuskannya,” tutur Hariyanto.

Sementara itu, Bobby sejauh ini telah mendapat pernyataan dukungan dari NasDem dan Golkar. Bobby juga diketahui telah mendaftar sebagai cawalkot Medan ke PDIP dan Gerindra.

Bobby Nasution (Haris Fadhil-detikcom)Foto: Bobby Nasution (Haris Fadhil-detikcom)

Sebagai informasi, NasDem dan Golkar masing-masing memiliki 4 kursi di DPRD Medan. Sementara, PDIP dan Gerindra masing-masing punya 10 kursi di DPRD Medan.

Plt Ketua PDIP Sumut Djarot Saiful Hidayat juga telah memberi kode ‘frekuensi sudah jelas’ saat ditanya soal peluang PDIP mengusung Bobby di Pilkada Medan. Dia mengatakan pengumuman nama bakal paslon yang diusung PDIP untuk Pilkada Medan segera dilakukan.

“Ada yang bilang, oh berarti sinyalnya udah kuat nih. Kan begitu. Saya bilang, bukan sinyalnya yang lebih kuat, tapi frekuensinya udah jelas. Gitu loh. Maka tadi kita bicara, dengan teman-teman di sini untuk bagaimana kita bisa bersama-sama bertanggung jawab, untuk membangun Medan yang lebih bagus,” ujar Djarot usai bertemu Bobby di kantor PDIP Sumut, Medan, Kamis (23/7).

Sumber: detik.com

Pos terkait