KNPI Minta Erick Thohir Jangan Cuma Ngomong, Buktikan Komitmennya Bersihkan BUMN Dari KKN

  • Whatsapp
Menteri BUMN Erick Thohir tetap percaya dan optimis terhadap Dirut Inalum yang beberapa waktu viral disemprot Anggota DPR RI Muhammad Nasir ,(Foto: Tribunnews.com)
Menteri BUMN Erick Thohir tetap percaya dan optimis terhadap Dirut Inalum yang beberapa waktu viral disemprot Anggota DPR RI Muhammad Nasir ,(Foto: Tribunnews.com)

SUARAHARIAN.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, mengatakan, bahwa dirinya akan memperketat pengawasan di perusahaan pelat merah untuk mencegah praktek korupsi.

Erick mengatakan, saat ini ada 53 kasus korupsi di tubuh BUMN yang merugikan negara.

Bacaan Lainnya

“Ya memang sekarang ini sudah 53 kasus korupsi yang saya temukan saat ini. Ini kami mapping supaya KPI (Key Performance Indicator) direksi jelas dan tidak ada iri-irian satu sama lain. Kami tidak sempurna di BUMN. Kami terus melakukan restrukrisasi, konsolidasi dan tranformasi, jadi kita punya penugasan yang jelas dan sebagai korporasi,” tandas Erick.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama mendukung penuh atas kometmen Mentri BUMN tersebut.

“KNPI siap mendukung penuh Erick Thohir untuk melaporkan puluhan kasus korupsi di tubuh BUMN. KNPI akan memberikan karpet merah untuk Erick,” ujar Haris. Seperti dikutip dari JPNN.com (06/07/2020).

Ia juga menegaskan bahwa KNPI siap mengawal Erick Thohir yang berkomitmen untuk terus melakukan restrukturisasi dan konsolidasi dalam merampingkan struktur BUMN.

“KNPI seluruh Indonesia akan turun untuk mendukung Erick Thohir melaporkan dugaan korupsi ke KPK. Jika Pak Erick Thohir sudah mengetahui ada korupsi di 53 BUMN, sebaiknya laporkan ke penegak hukum yaitu KPK, data tersebut jangan disembunyikan. Menyembunyikan atau menyimpan sebuah kejahatan sama saja kita juga melakukan sebuah kejahatan,” serunya.

Oleh karena itu, Haris berharap agar Erick segera memenuhi permintaan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango untuk membawa 53 data kasus korupsi di BUMN.

“Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango hari ini meminta 53 data dugaan korupsi di BUMN, makanya KNPI meminta Erick jangan asal ngomong saja, tunjukan komitmennya membuat BUMN jadi perusahan pelat merah yang bersih dari KKN. Apalagi dengan adanya ratusan pejabat yang rangkap jabatan di perusahaan BUMN yang membuat kas negara semakin terkuras,” tegasnya.[jpnn/aks/nu]

Pos terkait