Freddy Widjaja Bikin Heboh, Gugat Warisan Rp 600 T Sinar Mas

  • Whatsapp
Foto: Ari Saputra/detik.com
Foto: Ari Saputra/detik.com

SUARAHARIAN.COM – Freddy Widjaja, salah satu anak mendiang pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja, tiba-tiba bikin heboh. Ia menggugat hak waris/wasiat atas kepada lima saudara tirinya atas harta warisan dari ayah mereka.

Nilainya fantastis, mencapai lebih dari Rp 600 triliun. Eka Tjipta Widjaja meninggal dunia Sabtu, 26 Januari 2019 silam, dalam usia 98 tahun. Bisnis raksasanya kini diteruskan oleh anak-anaknya.

Berdasarkan catatan Wikipedia, Eka Tjipta diketahui memiliki 2 istri yang sah yakni Trini Dewi Lasuki dan Mellie Pirieh Widjaja.

Sementara Freddy merupakan anak dari anak Eka Tjipta dari pernikahan dengan Lidia Herawaty Rusli. Menurut Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto, Freddy Widjaja adalah anak dari luar kawin.

“Bahwa saudara Freddy Widjaja adalah anak luar kawin dari nyonya Lidia Herawaty Rusli. Bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan hak bagiannya sebagai penerima wasiat sesuai dengan surat wasiat dari bapak Eka Tjipta Widjaja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2020).

Freddy Widjaja melayangkan gugatan ke saudara tirinya yaitu Indra Widjaja alias Oei Pheng Lian, Teguh Ganda Widjaja alias Oei Tjie Goan, Muktar Widjaja alias Oei Siong Lian, Djafar Widjaja alias Oei Piak Lian dan Franky Oesman Widjaja alias Oei Jong Nian.

Gugatan bernomor 301/Pdt.G/2020/PN Jkt.Pst itu diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 16 Juni 2020 lalu. Sidang perdana sudah digelar pada 29 Juni dan sidang kedua pada Senin 13 Juli 2020.

Berikut ini daftar warisan yang dipersoalkan:

  1. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology TbK (SMAR) atau Smart dengan total nilai aset sebesar Rp 29,31 triliun dengan laba kotor tahun 2018 sebesar Rp 4,63 triliun;
  2. PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (SMMA) dengan total nilai aset sebesar Rp 100,66 triliun dengan laba kotor tahun 2018 sebesar Rp 1,65 triliun;
  3. Sinar Mas Land dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar US$ 7.757.500.000 dirupiahkan dengan kurs Rp 15.000, sama dengan Rp 116,36 triliun;
  4. PT Bank Sinar Mas Tbk (BSIM) dengan total nilai aset pada September 2019 sebesar Rp 37,39 triliun;
  5. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dengan total nilai aset pada tahun 2018 sebesar US$ 8.751.000.000 dengan kurs Rp 15.000, sebesar Rp 131,27 triliun;
  6. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) US$ 2.965.100.000 dengan kurs Rp 15.000, sebesar Rp 44,48 triliun;
  7. PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry dengan total nilai aset pada tahun 2018 sebesar US$ 1.997.500.000 dengan kurs Rp 15.000, sebesar Rp 29,96 triliun;
  8. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) dengan total nilai aset sebesar Rp 16,20 triliun;
  9. Asia Food and Properties Limited dengan estimasi nilai aset sebesar Rp 80 triliun;
  10. China Renewable Energy Investment Limited dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar HK$ 2.794.654.000 dengan kurs Rp 19.000, sebesar Rp 5,31 triliun;
  11. PT. Golden Energy Mines Tbk (GEMS) dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar US$ 780.646.167 dengan kurs Rp. 15.000, sebesar Rp 11,71 triliun;
  12. Paper Excellence BV Netherlands dengan total nilai aset sebesar Rp 70 triliun.

    Sumber: detik.com

Pos terkait